Benarkah Gula Penyebab Rambut Rontok ?

Gula Penyebab Rambut Rontok ?

Gula menjadi bahan konsumsi wajib saat ini, tapi tidak banyak orang tau bahwa gula penyebab rambut rontok. Dewasa ini banyak masalah kesehatan yang serius mulai melanda kalangan masyarakat. Tak jarang banyak kalangan muda sudah terjangkit masalah kesehatan yang cukup serius seperti penyakit kanker, tumor, aoutoimun, diabetes, kolesterol hingga serangan jantung. Hal ini menunjukan kurang sadarnya masyarakat terhadap pola hidup yang sehat. Banyak makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat yang tanpa disadari merusak tubuh secara perlahan, dalam jangka waktu tertentu akan mengakibatkan penyakit yang cukup serius. Selain itu kurangnya kesadaran pola hidup yang dijalani oleh kebanyakan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga membuat kondisi kesehatan semakin tak terlindungi.

Salah satu penyakit yang cukup sering menyerang masyarakat adalah diabetes. Penyakit ini ada di karenakan menurunnya produksi hormon insulin akibat naiknya glukosa dalam tubuh, sehingga tubuh kurang menghasilkan hormon insulin. Indonesia masuk dalam 10 negara di dunia dengan penderita diabetes yang cukup besar yakni 8,5 Juta pada tahun 2013. Hal ini sangat mengkhawatirkan dikarenakan gejala awal diabetes sulit untuk dikenali.

Penyakit diabetes salah satu penyebab rambut rontok.

Gejala diabetes yang bisa dikenali adalah rambut rontok, sering merasa haus, sering kencing, turunnya berat badan dengan penyebab yang tidak jelas, berkurangnya massa otot, mudah lelah, gangguan pada mata hingga mengalami luka yang lama sembuh. Hal ini menjadi ciri-ciri awal adanya penyakit diabetes dalam tubuh.

Diabetes tidak hanya di karenakan faktor makanan saja, namun juga pola hidup yang kurang sehat seperti kurangnya olahraga, istirahat kurang efektif dan faktor keturunan.

Diabetes selain berpengaruh pada kondisi stabilitas tubuh juga bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan rambut. Hal ini diakibatkan kondisi glukosa dalam tubuh mampu merusak folikel pada kulit kepala, yang akhirnya akan berdampak pada kondisi kesehatan rambut dan kulit kepala. Pada mulanya gejala diabetes juga bisa dilihat dari adanya kerontokan dan penipisan rambut yang tidak wajar, setelah dalam jangka waktu tertentu akan mengakibatkan kebotakan yang tanpa disadari hal ini adalah bagian dari dampak langsung dari penyakit diabetes.

Gula Pemicu Diabetes dan Alopecia

Dalam jangka waktu tertentu diabetes juga bisa menyebabkan Alopecia Areata atau sering dikenal dengan kebotakan koin yang di awali dengan rambut rontok di area tertentu. Alopecia Areata adalah keadaan dimana auto imun menyerang folikel rambut yang berakibat pada kerontokan rambut. Saat tubuh tidak menghasilkan insulin sesuai kadar normal makan glukosa akan menumpuk pada aliran darah. Penumpukan glukosa dalam darah akan merusak sel-sel dalam tubuh sehingga akan merusak jaringan sel-sel pada jaringan kulit dan mengurangi aliran oksigen dalam darah hal ini akan menghambat penumbuhan dan kesehatan rambut.

Solusi terbaik untuk mencegah penyakit diabetes adalah dengan mengurangi mengkonsumsi makan dengan kadar gula tinggi dan menjaga pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, menjaga pola tidur sehat dan menghindari stress secara berlebihan. Selain itu selalu menjaga kondisi kesehatan rambut dengan mengkonsumsi makanan rendah gula, tinggi protein dan vitamin serta gunakan produk perawatan rambut yang tepat dan terbaik.

Untuk mengatasi  masalah rambut rontok, atasi dengan produk penumbuh dan perawatan rambut Keiskei klik link berikut untuk tahu solusi masalah rambut kamu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *